Menu

Mode Gelap
Movies On A Budget: 5 Tips From The Great Depression If You Want To Be A Winner, Change Your Movie Philosophy Now! How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Buzz · 6 Nov 2023 10:47 WIB ·

Menkominfo Bentuk Satgas Anti Hoax Jelang Pemilu 2024 untuk Hadapi Buzzer


					Menkominfo Bentuk Satgas Anti Hoax Jelang Pemilu 2024 untuk Hadapi Buzzer Perbesar

Menkominfo (Menteri Komunikasi dan Informatika) Budi Arie Setiadi bentuk satgas anti hoax jelang Pemilu 2024. Satgas anti hoax ini dibuat untuk mengatasi buzzer di media sosial.

Tim dari Kementrian Kominfo (Komunikasi dan Informatia) itu akan melakukan filterisasi atau penyaringan mengenai informasi hoax yang tersebar.

“Kami sudah memiliki satgas anti hoax di Kominfo dan memang tugas kami adalah melakukan penjelasan ke masyarakat. Nanti kita stempilin hoax saja semua berita-berita palsu dan bohong itu, kami stempelin hoax,” ujar Budi di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Kamis (2/11/2023).

Bahkan, kata Menkominfo, ke depannya tidak ada lagi konten disinformasi maupun misinformasi lagi. Selama ini, Kominfo seringkali melabeli konten berdasarkan isi informasi tersebut.

“Tadi saya instruksikan ke satgas anti hoax, sudah nggak usah dibeda-bedain disinformasi, misinformasi, langsung saja semua distempelin hoax. Biar publik gampang nangkepnya,” jelasnya.

Bicara soal hukumannya, Budi menuturkan, itu mengacu pada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Jasa Buzzer

“Ada UU ITE, UU KUHP, dan sebagainya. Pokoknya kalau melanggar hukum, kami serahkan ke penegak hukum. Kita netral Kominfo, siapapun kandidatnya, siapapun partainya, kalau difitnah bisa kami proses,” ucap dia.

Berdasarkan temuan Kominfo, hoax yang menyangkut pemilu sepanjang tahun 2022 hanya terdapat 10 isu saja. Tetapi, jelang memasuki tahun politik atau pada 2023 meningkat drastis.

Kominfo mencatat sepanjang tahun 2022 hanya terdapat 10 hoax pemilu. Namun, sepanjang Januari 2023 hingga 26 Oktober 2023 terdapat 98 isu hoax pemilu. Artinya, terjadi peningkatan hampir 10 kali lipat isu hoax dibanding tahun lalu.

Lebih lanjut, kata Budi, secara khusus terjadi fluktuatif penyebaran hoax pemilu itu berlangsung dari bulan Juni, menurun di September, tetapi meningkat lagi pada Oktober 2023.

Adapun penyebaran hoax dan disinformasi ditemukan di internet platform hingga media sosial. Khusus untuk media sosial, Facebook, jadi sarang hoax pemilu.

Jika membutuhkan jasa buzzer atau layanan seputar sosmed bisa kunjungi :

Jasa Buzzer 
Jasa Admin Sosial Media

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ternyata Inilah Kelebihan Masing-masing Sosmed

5 Juni 2026 - 16:12 WIB

Kelebihan Masing-masing Sosmed

Analisis Bisnis Mana Sosmed Yang Paling Menguntungkan?

3 Juni 2026 - 11:29 WIB

Sosmed Yang Paling Menguntungkan

Pentingnya Content Plan Sosmed? Ini Kunci Suksesnya

1 Juni 2026 - 11:56 WIB

Pentingnya Content Plan Sosmed

Apakah Clipper Banyak Pasti FYP di Tiktok?

29 Mei 2026 - 11:27 WIB

Clipper Banyak Pasti FYP

Membedah Pengaruh Hastag di Konten Tiktok

28 Mei 2026 - 11:55 WIB

Pengaruh Hastag di Konten

Analisa Algoritma Kenapa Konten Stuck 200 di TikTok?

26 Mei 2026 - 15:13 WIB

Kenapa Konten Stuck 200
Trending di Edukasi